eDomz

asia Fans

banner

PRODUK LUAR NEGARA UNTUK DIBELI

Selasa, 7 Ogos 2012

Israel Menantang Mesir Berperang?

Written By Admin BeDa on Selasa, 07 Agustus 2012 | 11:00

Keterlibatan Israel dalam serangan di Sinai yang menewaskan 16 tentara Mesir semakin jelas. Sejumlah organisasi Islam mulai dari Ikhwanul Muslimin, Salafi hingga Hamas menyatakan badan intelijen Israel Mossad di balik serangan pada Ahad (5/8) lalu itu.

Menurut Ikhwanul Muslimin, keterlibatan Mossad diperkuat dengan laporan yang menyebutkan beberapa hari sebelum serangan terjadi, Israel telah menginstruksikan warga negaranya yang berada di Semenanjung Sinai untuk keluar dari kawasan itu. Demikian kutip surat kabar Mesir Al-Masry Al-Yaum.

Ikhwanul Muslimin menambahkan, selama ini Mossad berupaya untuk menggagalkan revolusi Mesir dan mengganggu proyek reformasi yang sedang dijalankan Mursi.

"Insiden ini juga merupakan upaya untuk menganggu proyek reformasi presiden dan memecah belah Pemerintah Mesir dan rakyatnya serta Pemerintah Palestina dan rakyat Gaza," tegas Ikhwanul Muslimin dalam pernyataannya.

Kelompok Salafi juga mengutuk keterlibatan Israel dalam serangan yang dilakukan menjelang buka puasa itu. Ketidaksiapan aparat di saat menjelang berbuka mengakibatkan banyaknya korban tewas.

Hamas juga berpendapat serupa. Pemimpin Hamas di Jalur Gaza, Ismail Haniya, pada Senin (87/7) kemarin mengatakan Israel adalah dalang di balik serangan ke pos perbatasan di semenanjung Sinai.

"Israel bertanggung jawab, satu atau dengan lain cara, atas serangan tersebut untuk membuat kepemimpinan Mesir malu dan menciptakan masalah baru di perbatasan dalam rangka menggagalkan upaya untuk mengakhiri serangan (Israel) di jalur Gaza," tegas Haniya.

Analisa liga Arab juga tidak berbeda. Dalam penyataan pers Senin (7/8), Sekretaris Umum Pembantu Urusan Palestina dan Tanah Pendudukan di Liga Arab, Muhammad Shabih, menegaskan hal itu.

“Dari penarikan para wisatawan Israel dari Sinai beberapa hari yang lalu itu diketahui siapa yang menggerakan para pembunuh tersebut,” kata Shabih.

Sekelompok orang bersenjata pada Ahad (5/7) lalu menyerang pos perbatasan di Semenanjung Sinai. Selain menggunakan senjata api, mereka juga menggunakan roket RPG. 16 tentara mesir tewas dan dua kendaraan tempur rusak akibat serangan itu. [IK/bsb]

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Cari Blog Ini

Memuatkan ...

Follow by Email