eDomz

asia Fans

banner

PRODUK LUAR NEGARA UNTUK DIBELI

Rabu, 8 Ogos 2012

Al-Qaeda Serambi Al-Aqsha merilis video serangan terhadap patroli keamanan penjajah zionis Yahudi di perbatasan Mesir-Israel


Muhib Al-Majdi
Rabu, 8 Agustus 2012 09:35:41

(Arrahmah.com) – Sejak deklarasi pembentukan Majlis Syura Mujahidin Aknaf Baitil Maqdis, yang merupakan nama publik bagi Al-Qaeda Serambi Al-Aqsha, penjajah zionis Yahudi semakin gemetar ketakutan. Pasalnya kelompok mujahidin yang berafiliasi kepada kelompok Al-Qaeda internasional tersebut memfokuskan dirinya dalam operasi yang menargetkan orang-orang Yahudi dan kepentingan-kepentingan Israel di bumi Islam Palestina.

Sebelum Majlis Syura Mujahidin Aknaf Baitil Maqdis resmi dideklarasikan bulan Juni 2012 M bertepatan dengan bulan Rajab 1433 H lalu, mujahidin Al-Qaeda Serambi Al-Aqsha telah melakukan sejumlah serangan yang menargetkan roda perekonomian negara penjajah zionis Yahudi itu. Salah satunya adalah 15 kali serangan terhadap jaringan pipa ekspor gas Mesir ke Israel yang sangat menyebabkan krisis bahan bakar di Israel. Serangan itu sukses melemahkan industri Israel dan memanaskan hubungan diplomatik Mesir-Israel.

Pada 27 Juli 2012 M bertepatan dengan 8 ramadhan 1433 H ini, Majlis Syura Mujahidin Aknaf Baitil Maqdis secara resmi merilis video operasi mereka menerobos perbatasan Israel Selatan. Video berdurasi 37 menit 55 detik itu diberi judul Warta'at Al-Yahud bi-Qurbil Wu'ud, yang secara harfiah berarti Dan gemetarlah orang-orang Yahudi karena janji (pasukan Islam) telah dekat.

Video yang disebar luaskan oleh situs-situs jihad internasional itu merekam proses operasi 'Ghazwatun Nushrah lil-Aqsha wal Asra', perang untuk menolong Al-Aqsha dan para tawanan. Operasi itu merupakan penyusupan mujahidin Al-Qaeda Serambi Al-Aqsha ke wilayah penjajahan Israel Selatan, melalui perbatasan Mesir-Israel dan serangan terhadap dua kendaraan patroli militer Israel.

Video diawali dengan derita kaum muslimin Palestina oleh kebiadaban penjajah zionis Yahudi. Syaikh Usamah bin Ladin kemudian ditampilkan dengan ceramahnya yang menjanjikan pertolongan terhadap kaum muslimin Palestina. Disusul oleh deklarasi Majelis Syura Mujahidin Aknaf Baitil Maqdis pada bulan Jumadil Akhir 1433 H bertepatan dengan Mei 2012 M. Majelis Syura Mujahidin merupakan cabang kelompok mujahidin Al-Qaeda internasional yang akan memfokuskan diri untuk melakukan operasi militer untuk mengusir penjajah zionis Yahudi dari bumi Palestina.
Video itu merekam secara runut proses serangan mujahidin. Dimulai dari proses pemilihan target serangan, survei yang sangat detail terhadap target serangan, penentuan waktu-tempat dan taktik serangan, pelatihan militer intensif untuk dua mujahid yang akan melakukan serangan syahid, perakitan ranjau darat anti kendaraan, hingga pelaksanaan operasi.

Video itu juga merekam aktivitas dua pelaku serangan syahid, Abu Hudzaifah Al-Hudzali dan Abu Shalah Al-Mishri, selama masa pelatihan militer sebelum pelaksanaan operasi serangan. Abu Shalah Al-Mishri adalah seorang pemuda shalih yang hafal Al-Qur'an, berasal dari propinsi Mursi Mathruh, dekat Iskandaria, Mesir. Sedangkan Abu Hudzaifah Al-Hudzali adalah seorang pemudha shalih dari suku Hudzail, Arab Saudi.

Beberapa saat sebelum operasi di laksanakan, tampak Abu Shalah Al-Mishri mengimami shalat. Pada Senin malam, 8 Rajab 1433 H bertepatan dengan 18 Juni 2012, hanya beberapa jam sebelum operasi dilaksanakan, seluruh mujahidin Majlis Syura Mujahidin Aknaf Baitil Makdis berkumpul dan melantunkan nasyid perpisahan, zuffu asy-syahid.

Adegan yang sangat mengharukan itu sangat khas Al-Qaeda, mengingatkan kita akan peristiwa yang sama tahun 1423 H/2002 M. Pada suatu malam di tahun tersebut, mujahidin Al-Qaeda Jazirah Arab (AQAP) melantunkan nasyid yang sama. Itulah malam operasi serangan yang meruntuhkan asrama militer pasukan salibis Arab di kota Riyadh. Peristiwa itu didokumentasikan oleh mujahidin Al-Qaeda Jazirah Arab (AQAP) dalam video berjudul Badru Riyadh.

Abu Shalah Al-Mishri dan Abu Hudzaifah Al-Hudzali melakukan operasi serangan dengan sukses seperti yang telah direncanakan. Pasukan patroli militer Israel di perbatasan Israel Selatan-Mesir yang mengendarai dua jip militer berhasil mereka lumpuhkan. Jip pertama dirontokkan dengan ranjau darat. Jip kedua dirontokkan dengan tembakan RPG. Lalu kedua mujahid terlibat baku tembak sengit dengan tentara perbatasan Israel.

Operasi Majelis Syura Mujahidin Aknaf Baitil Makdis itu menuai sukses, baik dari aspek keamanan, militer maupun politik. Dari aspek keamanan, dinas intelijen Israel (Mossad) dan aparat keamanan nasional Israel tidak mendapatkan secuil pun data tentang serangan itu, siapa pelakunya, bagaimana perencanaannya, bagaimana bentuk serangan dan kapan waktu pelaksanaan serangan. Mereka baru menyadarinya setelah tentara dan aparat keamanan mereka jatuh sebagai korban.

Secara militer, aparat keamanan Israel kehilangan banyak personil dan beberapa kendaraan militer. Secara politik, rakyat dan aparat keamanan penjajah zionis Yahudi gemetar ketakutan. Hal itu diakui sendiri oleh seorang supir kendaraan patroli militer di perbatasan Israel Selatan-Mesir yang diwawancarai oleh stasiun TV Israel. Tak kurang dari Mentri Pertahanan Israel, Ehud Barak, gemetar saat diwawancarai oleh stasiun TV Israel. Operasi itu juga membuktikan keseriusan janji syaikh Usamah bin Ladin untuk membantu kaum muslimin Palestina dan mengusir penjajah zionis Yahudi.

Abu Shalah Al-Mishri dan Abu Hudzaifah Al-Hudzali gugur sebagai syahid demi membebaskan para tawanan muslim Palestina dan mengusir penjajah zionis Yahudi. Kedua mujahid Al-Qaeda itu baru saja kembali dari jihad meruntuhkan kekuasaan thaghur Moammar Qaddafi di Libya 2011 M yang lalu.

Sebelum melaksanakan operasi serangan, kedua mujahid itu menyampikan kabar gembira dari mujahidin bumi Baitul Maqdis kepada sang amir, syaikh Aiman azh-Zhawahiri. Nahnu 'ala darbil jihad madhin, wa 'ala bai'atil jihad laa naqiilu wa laa nastaqiilu. Kami akan terus berjalan di atas jalan jihad, memegang bai'at jihad, tidak membatalkannya dan tidak meminta pembatalan. Mujahidin Al-Qaeda menjanjikan ribuan mujahid lainnya telah 'mengantri' untuk berjihad di bumi Palestina. Video itu ditutup dengan syair pembelaan yang dilantunkan oleh mufti, ulama dan komandan Al-Qaeda, syaikh Abu Yahya Al-Libi.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Cari Blog Ini

Memuatkan ...

Follow by Email