Catatan

KISAH BENAR: Kisah Rasulullah S.A.W Sewaktu Ajal Menjemput Baginda...

Imej
  by www.QueAchmad.com Posted in Que bicara soal Ilmiah Betapa mulia dan indahnya akhlak Baginda Rasulullah Mengingatkan kita dalam Kematian. Abe harap korang semua b aca sampai habis dan ambil iktibar? Masyarakat kita kini kalu sebut pasal artis semua tahu siap dengan terperinci lagi tu serba-serbinya tapi kalau tanya pasal agama belum tentu lagi tahu ke tidak.. Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. "Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, "Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu. Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?"."Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,"tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan.Seolah-olah bahagian demi bahagian waja...

Mencari Jalan Kembali

Imej
         dhiahanum | Nurul Ain Jamaluddin Abdullah Umar memandang jam di dinding biliknya. Ahh ...sudah jam 3.45 petang. Terkocoh-kocoh dia bangun menuju ke bilik air lalu mengambil wudhu' untuk solat Zuhur. Leka benar dia dengan permainan Counter Strike di komputer. Sudah menjadi kebiasaan Abdullah bersolat pada akhir waktu. Padanya, tiada salahnya melewatkan solat. Solatnya masih sah sementelah ia masih dalam had waktu yang dibenarkan untuk menunaikan solat.   Abdullah tahu bahawa lebih afdal untuk menunaikan solat pada awal waktu namun dia kurang mengambil perhatian akan itu. Dia juga tahu bahawa solat adalah amalan manusia yang pertama akan dihisab oleh Allah SWT di Padang Mahsyar kelak namun Abdullah tetap begitu. Dia tetap liat untuk solat.   Dalam solat, kerap benar fikiran Abdullah menerawang hinggakan dia terlupa sudah berapa rakaat telah disempurnakannya. Abdullah asyik memikirkan permai...

Matikan lampu ketika tidur, tinjauan Sains dan pesanan Rasulullah SAW

Imej
    Semakin malam semakin gelap tubuh kita akan merasa lelah dan mengantuk. Ini jelas wajar, sintesis dan sekresi hormon melatonin oleh kelenjar pineal meningkat seiring dengan semakinnya malam. Hormon inilah yang menyebabkan kita menjadi mengantuk di malam hari. Fungsi dari rasa kantuk adalah sebagai isyarat positif tubuh agar segera mengistirahatkannya. Hormon yang mempengaruhi irama sirkadian ini kemudian akan menyesuaikan sehingga terjadi penyegerakan antara kitaran tidur dengan kitaran pergantian siang dan malam di alam sekitar. Dari Jabir Bin Abdullah bahawasanya Rasulullah bersabda: "Matikanlah lampu-lampu diwaktu malam jika kamu hendak tidur, dan tutuplah pintu-pintu, bekas serta makanan dan minuman kalian. (HR. Bukhari dan Muslim) Seorang biolog, Joan Roberts mencari rahsia setelah melakukan percubaan pada haiwan. Ketika haiwan tersebut diberi cahaya buatan pada malam hari, melantonin...

Jurus Jitu Penangkal Kesesatan Syi’ah

Imej
  Oleh AM. Waskito   Alhamdulillahirabbil ‘alamin atas segala nikmat dan karunia Allah. Dengan segala nikmat-Nya kita senantiasa diberi petunjuk dan kekuatan untuk meniti jalan istiqamah, alhamdulillah. Tanpa karunia dan perlindungan Allah, kita tak ada apa-apanya.   Berikut ini adalah “10 Jurus Penangkal Kesesatan Syi’ah” yang berisi sepuluh logika dasar untuk mematahkan akidah sesat Syi’ah. Logika-logika ini bisa diajukan sebagai bahan diskusi ke kalangan Syi’ah dari level awam, sampai level ulama. Setidaknya, logika ini bisa dipakai sebagai “anti virus” untuk menangkal propaganda dai-dai Syi’ah yang ingin menyesatkan umat Islam dari jalan yang lurus.   Kalau Anda berbicara dengan orang Syi’ah, atau ingin mengajak orang Syi’ah bertaubat dari kesesatan, atau diajak berdebat oleh orang Syi’ah, atau Anda mulai dipengaruhi dai-dai Syi’ah; coba kemukakan 10 logika dasar di bawah ini. Tentu saja, kemukakan satu per satu. Insya Allah, kaum Syi’ah akan k...

Strategi membentengi umat Islam dari perangkap kampanye global anti-jihad

Imej
Muhib Al-Majdi Rabu, 29 Agustus 2012 08:21:21 ( Arrahmah.com ) - Belum lama ini Yayasan Media Al-Fajr, yang memiliki kompetensi mempublikasikan karya-karya mujahidin Al-Qaeda dan Daulah Islam Irak, merilis hasil kajian seorang komandan lapangan dan instruktur militer mujahidin Al-Qaeda pusat, syaikh Abu Ubaidah Abdullah bin Khalid Al-'Adam. Situs-situs jihad internasional kemudian mempublikasikannya ulang secara lebih luas.   Meski ringkas, hanya 8 halaman, kajian itu sangat penting dan berbobot karena merefleksikan hasil evaluasi intern dari pengalaman jihad mujahidin Al-Qaeda selama sepuluh tahun terakhir pasca serangan 11 September 2001. Kajian itu diberi judul Shahwat Ar-Riddah was Sabil li-Man'iha (Gerakan Kebangkitan Kemurtadan dan Cara Mencegahnya).   Istilah Shahwat (gerakan kebangkitan) sendiri selama ini dikenal di kalangan aktivis Islam sebagai sebuah istilah positif, menunjuk kepada gerakan-gerakan Islam yang bangkit dan berjuang demi menegakkan kh...